Media Kajian Islam, Hukum, dan Hikmah

Jumat, 10 September 2010

Musa'adah Lagi

alhamdulillah, dapat musa'adah lagi. kali ini sembako; ada minyak, mie, adas (sejenis biji-bijian), dan yang penting, beras 5 kg. rasanya nikmat sekali menerima musa'adah ini. setidaknya, dapur kami sekarang ada jatah masak untuk satu bulan.

saat ini jika ada pemberian gratisan, entah kenapa, aku antusias sekali. dua tahun lalu, aku malas-malasan jika mendengar ada pembagian musa'adah. mungkin salah satu alasannya ialah pembagiannya yang kadang belum pasti. terkadang, kita sudah capek-capek datang ke tempat pembagian musa'adah, ee, ternyata itu cuman gosip. capek deh, apalagi sebelumnya udah kebayang bakal dapat uang. ya, namanya rezeki dadakan, benar-benar min ghair la yahtasib.

kembali ke musa'adah berupa sembako tadi. di kampung kami, kattamea, setiap menjelang lebaran, selalu ada jatah musa'adah untuk mahasiswa. jatah ini diperoleh dari zakatnya orang mesir. kemudian, orang mesir yang kebetulan jadi amil zakat memasrahkan sebagian zakat tersebut kepada sesepuh mahasiswa yang kebetulan dikenal baik oleh orang mesir. lantas mahasiswa yang dipasrahi ini mendistribusikan zakat kepada mahasiswa yang tinggal di kattamea.

tradisi pembagian zakat seperti ini sudah lumrah. perhatian masyarakat mesir kepada kami mahasiswa indonesia yang menuntut ilmu di al-azhar sangatlah besar. makanya, tidak mengherankan jika mahasiswa di sini banyak memperoleh kemudahan untuk mendapatkan beasiswa. selama mereka tercatat mahasiswa al-azhar, apalagi ada prestasi minimal lulus ujian (terutama bagi mahasiswa tingkat pertama), rasanya tak sulit-sulit amat untuk mencari santunan baik berupa asrama gratis maupun uang.

nah, apalagi di bulan ramadhan terutama hari-hari terakhir menjelang idul fitri. banyak sekali muhsinin (dermawan) yang menginfakkan hartanya. selalu ada jatah buat mahasiswa. yang penting selalu ada usaha untuk mencari info musa'adah dan berdoa, insya allah rezeki yang disebut musa'adah bisa didapat.

seperti malam lebaran ini kami serumah mendapat jatah musa'adah. ini jatah mahasiswa yang tinggal di kattamea, kata senior yang dipasrahi mendistribusikan zakat tadi. semua bisa mengambil, asal kita catat nama orang-orang yang tinggal serumah, untuk laporan kepada orang mesir yang telah mempercayainya.

kebetulan kami ada lima orang. jika beras yang kami bawa ada 25 kg maka setiap orang dijatah 5 kg. jumlah beras ini cukup untuk satu bulan. ini amat menggembirakan, tentu saja. terutama bagi aku yang bokek. juga sebagai penghibur di tengah kesepian yang membosankan pada malam lebaran.

mudah-mudahan berkah. amin.

kattamea, 10 september 2010 [malam lebaran]

ket foto: ilustrasi (google image)
logoblog

Tidak ada komentar:

Posting Komentar