Media Kajian Islam, Hukum, dan Hikmah

Selasa, 10 Agustus 2010

Keceriaan Bermain Bola

mungkin inilah hiburan yang paling menghibur. dari sederet hiburan, sepakbola, adalah permainan yang menghibur. memang, saat-saat ini aku haus hiburan. hidup dalam dunia sepi nan menjenuhkan, hiburan, entah sepakbola atawa yang lain asal menghibur dan mengundang tawa, menjadi kebutuhan yang tak terelakkan.

tapi, sepakbola tetaplah yang menghibur. bermain bola, meskipun hasrat mainku tak lagi semangat seperti saat pertama kali tiba di mesir, ternyata membawa manfaat yang luar biasa bagiku. saat bermain bola, sejenak aku bisa melepas kesepian, kejenuhan, kebosanan, ketika hidupku adalah sederet alur yang ajeg. bermain bola membawaku bagai anak kecil yang polos dan riang bermain tanpa memikirkan hidup atau permasalahan yang sedang dihadapinya. bermain bola kadang membuatku tertawa sepuas-puasnya, ketika dalam permainan ada laku yang konyol: mendribling, menendang, maupun menjatuhkan lawan seolah-olah bagai pemain bintang lapangan profesional namun yang acap terekam adalah peristiwa lucu yang seru.

dan, karena itulah sepakbola menyuguhkan keasyikan tersendiri. aku bermain bola, maka aku ada. karena lewat keceriaan saat bermain bola, aku mencoba berhenti sejenak untuk tidak menjerumuskan diri dalam ketidakberdayaan dan ketiadaaan. lewat permaian bola, aku perlu membebaskan pikiran dalam keasyikkan tanpa memikirkan permainan pikiran yang konyol terutama saat tenggelam dalam kesendirian.

sepakbola, pada akhirnya, menolong sekaligus teguran betapa hidup selalu eksis jika saling bertaut dan lebur dalam kebersamaan. pada awalnya adalah kesepian. dan kesepian tetaplah sepi jika hidup yang sejatinya kebersamaan justru aku tiadakan hanya oleh karena menanggung resiko dari kekeliruan memilih jalan hidup. ah, betapa naifnya aku. padahal, ketika bermain bola, aku menemukan cara bahagia sekaligus sejenak menyingkirkan keruwetan pikiran. tanpa bola, sampai saat ini, aku belum menemukan keceriaan lain yang sepadan seperti saat bermain sepak bola.

sabtu pagi itu adalah waktu dimana aku perlu berhenti sejenak untuk berpikir. hidup dalam kesendirian tidaklah baik. apalagi saat rapuh begini. secepatnya aku harus mengatasi diriku yang sakit ini, secepat aku berlari mengejar bola. aku harus lekas mewujudkan target yang kurancang selama ini, seperti target bermain sepakbola yang mengincar kemenangan. aku harus jalani hidup ini dalam keriangan, penuh semangat dan optimis, seperti tim-tim bola bermental juara yang haus kemenangan dan prestasi.

bermain bola yang ceria pun menyuguhkan pelajaran berharga.

kattamea, 10 august 2010

logoblog

Tidak ada komentar:

Posting Komentar