Media Kajian Islam, Hukum, dan Hikmah

Minggu, 17 April 2016

Insan Sejati


Pagi ini saya beroleh cerita inspiratif yang saya kutip dari salah buku karya Syeikh Muhammad Al-Ghazali. Kisah ini beliau kutip dari Abdul Aziz Al-Istanbuli. Karena menarik kisah itu saya bagikan di blog ini.

Seorang ahli hadis bercerita tentang dirinya. Semasa kecil aku gemar mengumpulkan kepompong ulat sutera dan menyaksikan keluarnya kupu-kupu darinya pada musim semi. Usaha sang kupu-kupu utuk keluar dari kepompongnya sangat menarik perhatianku. Suatu hari, bapakku membawa gunting lalu aku menggunakannya untuk memotongi bulu kepompon yang menutupi kupu-kupu untuk membantunya keluar, tetapi tak lama kemudian ia justru mati.

Ketika itu ayahku berkata, “Wahai anakku ketika kupu-kupu berusaha keluar dari kepompong, ia menggunakan racun dari tubuhnya. Jika tidak mengeluarkannya, ia pasti mati. Begitu pun manusia, jika mereka berjuang mencapai apa yang diinginkan, mereka akan bertambah kekuatan dan tekadnya. Tetapi, jika apa yang diinginkannya itu dapat diraih tanpa perjuangan, mereka akan lemah dan kehilangan sesuatu yang sangat berharga dari dirinya.

Di antara kebijaksanaan Allah, Dia tidak menempatkan hamba-hamba-Nya hidup di tengah lingkungan yang dengan sendirinya memberi kebaikan tanpa usaha. Dia menghidupkan mereka di tengah-tengah lingkungan yang mengharuskan mereka berjuang. Mereka tak akan pernah memetik hasil tanpa lebih dahulu berusaha.

Sebab hidup dalam suasana serba ada dan enak justru dapat membunuh bakat. Seseorang akan bergerak, bangkit, menggali potensi diri, meningkatkan produktifitas dan kreatifitas ketika merasakan adanya kesulitan yang menghimpitnya. Potensi diri akan tergali oleh adanya tantangan.

Untuk itu diperlukan kerja keras. Hidup tak sekedar berpangku tangan menunggu keajaiban dari langit. Hidup menguji kita dengan beragam perjuangan untuk mendorong manusia agar menghadapi dan menaklukkannya.

Insan sejati adalah yang sanggup menanggung segala jenis kesulitan, dan tahu bahwa ia mesti menghadapi hidup dengan penuh kehati-hatian, bekerja keras dan cerdas, seraya memohon kepada Allah agar diberi kemudahan dalam setiap langkah hidupnya.

Wa Allahu A’lam

Lebo, 17 April 2016

logoblog

Tidak ada komentar:

Posting Komentar